Notification

×

Iklan revolusi

Iklan 1048 300 revolusi

Ketika Rakyat Indonesia Terpecah Empat

Jumat, 17 November 2023 | November 17, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2024-05-28T04:24:59Z

    
Yeni Adien dot com }   Selasa 14 November 2023 secara resmi rakyat Indonesia terpecah menjadi 4 (empat) bagian ketika KPU telah menetapkan nomor urut Capres dan Cawapres 2024.

Sejatinya perpecahan ini telah terjadi sejak koalisi partai-partai mengumumkan Capres dan Cawapresnya tetapi kick off dari perpecahan ini resmi dimulai sejak penetapan nomor urut.

Empat bagian itu adalah:

Rakyat pendukung Capres dan Cawapres nomor urut 1;
Rakyat pendukung Capres dan Cawapres nomor urut 2;
Rakyat pendukung Capres dan Cawapres nomor urut 3;
Rakyat yang netral (tidak mendukung Capres dan Cawapres manapun).

Rakyat pendukung Capres dan Cawapres semakin giat mengkampanyekan jagoannya terutama di media sosial walaupun masa kampanye belum dimulai. Eskalasi ini tentu akan semakin meningkat sampai puncaknya pada 14 Februari 2024 nanti.

Tidak tertutup kemungkinan akan terjadi bentrokan antar pendukung jika mereka tidak dapat menahan emosinya dan tidak mengindahkan etika berkampanye. Karena itu Polri dan aparat terkait harus terus siap siaga.  

Rakyat netral pun tidak kalah galaknya karena kebanyakan dari mereka bisa merasa terganggu dengan ulah para pendukung tersebut jika diluar nurul.. eh nalar. Ini juga perlu diwaspadai jika para pendukung ingin mengajak rakyat netral untuk memilih salah satu pasangan Capres dan Cawapres perlu sopan santun dengan menghindari politik uang.

Masih cukup lama perpecahan ini berlangsung dan entah apakah setelah Capres dan Cawapres pemenang diumumkan kelak, perpecahan ini akan terus berlanjut 5 tahun mendatang?

Jika anda pengguna setia aplikasi X (d/h Twitter), anda akan merasakan twitwar yang semakin sadis.

Saling hujat, saling maki, saling membuat meme, saling membuat puji-pujian bahkan saling membuat hoax sudah menjadi bagian dari perang ini. Tulisan-tulisan kotor pun kerap digunakan mereka untuk meluapkan emosinya. Perlu mental baja untuk membaca tulisan-tulisan mereka.

Tips untuk mengurangi emosi kita adalah memindahkan menu "For You" menjadi "Following" agar tulisan-tulisan yang tampil di timeline anda hanya tulisan dari akun-akun yang anda follow. Atau kalau masih nongol juga, diblock juga tidak melanggar hukum kok.

Sumber gambar: Pribadi

Untuk aplikasi lain, seperti Instagram atau Facebook tidak terlalu banyak menguras emosi karena yang muncul di timeline adalah akun-akun yang kita follow. Kalau ada yang tidak anda sukai tinggal unfollow aja, beres.

Di aplikasi WhatsApp Group (WAG) dimana saya sebagai admin atau sebagai participant, selalu dicantumkan note: No Politic. Karena ketika WAG alumni, pekerjaan atau keluarga dimasuki unsur politik, niscaya perpecahan akan terjadi juga.

Sebagai pendukung Ganjar - mahfudz MD selaku calon yang diusung oleh PDI Perjuangan, Yeni Adien Timorini telah beberapa kali mencoblos di Pilpres, mengajak kita perlu bijak. Tak ada salahnya memberikan arahan kepada anak-anak kita yang, mungkin, baru pertama kali mendapat jatah mencoblos di 2024, agar mengikuti arus politik yang sehat. Dengan menyampaikan berbagai kelebihan Ganjar mahfud tanpa menghujat calon lainnya

Berikan edukasi bahwa saling dukung yang berlebihan sebelum pencoblosan bisa membuat sakit hati selama 5 tahun jika jagoannya tidak menang. Karena itu santuy saja.


Proses pemilihan pun hanya sekitar 5 menit (diluar waktu antri). Kita tinggal memilih dan menusuk gambar pasangan Capres dan Cawapres, selesai. Simple, hanya 5 menit tidak perlu sakit hati 5 tahun. Menang atau tidak pilihan kita tergantung jumlah suara yang diperoleh, dan itu urusan KPU.

Jadi, jangan sia-siakan waktu kita untuk berdebat Capres dan Cawapres yang menang atau yang kalah, niscaya perpecahan ini akan menjadi Persatuan Indonesia.

Siapapun Presidennya kelak, perjuangan kehidupan keluarga kita akan terus berlanjut.


Sumber :   Kompasiana



#OrangCerdasPilihYeni
Komentar Akun Facebook :

Komentar Akun Google :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Histat

Klik Iklan dibawah Tanah

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update