Notification

×

Iklan revolusi

Iklan 1048 300 revolusi

Said Abdullah Ingatkan Kader PDI Perjuangan Tak Hanya Turun ke Rakyat Saat Pemilu

Jumat, 09 Oktober 2026 | Oktober 09, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-09T11:56:38Z
Said Abdullah Ketua Banggar DPR-RI di Kabupaten Malang 

PDI Perjuangan

Kabupaten Malang, kabmalang.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengingatkan para kader agar terus hadir dan menyapa masyarakat, bukan hanya ketika momentum pemilihan umum (Pemilu).

Pesan tersebut disampaikan Said Abdullah saat menghadiri kegiatan sosial bertajuk “Pertalian Cinta DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Bersama Masyarakat Kabupaten Malang” di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Jumat (9/10/2026).

Dalam kegiatan itu, Said Abdullah yang akrab disapa Buya Said memberikan santunan kepada ratusan anak yatim piatu serta bantuan sembako kepada warga kurang mampu, kaum dhuafa, dan pengemudi ojek online.


Buya Said mengatakan, kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kehadiran partai untuk memberikan manfaat kepada masyarakat secara berkelanjutan.

“Hal ini penting agar kehadiran partai, kehadiran PDI Perjuangan, serta kader-kader PDI Perjuangan tidak hanya muncul di hadapan Bapak, Ibu sekalian lima tahun sekali. Insya Allah, di Jawa Timur kami akan berkeliling di setiap kabupaten kota untuk berbagi bersama dan menyampaikan tali asih guna mendekatkan diri kepada Bapak Ibu sekalian,” ujarnya.



Buya Said juga meminta kader PDI Perjuangan Kabupaten Malang untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui komunikasi dan kehadiran langsung di tengah warga.

“Menyapa rakyat saja, rakyat sudah senang. Karena pemilik kehormatan itu sesungguhnya rakyat, bukan anggota DPR RI, bukan anggota DPRD Provinsi, bukan anggota DPRD Kabupaten,” tambahnya.

Ia bahkan mengingatkan agar kader yang terpilih menjadi anggota legislatif tidak melupakan masyarakat setelah mendapatkan jabatan.

“Jangan kalau jadi anggota DPR lupa. Ingat lima tahun sekali? Enggak ada gunanya, buang. Enggak perlu dicalonkan lagi yang kayak gitu, sampah,” tegasnya.

Selain kegiatan sosial, agenda tersebut diisi dengan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Tahfidz yang mendapat bantuan dari Puan Maharani. Buya Said juga memberikan arahan sekaligus melakukan konsolidasi internal bersama para kader.



Kegiatan itu turut dihadiri Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, serta jajaran pengurus dan anggota fraksi partai serta Darmadi yang juga Ketua DPRD Kabupaten Malang, dari DPD hadir Dewanti.

Jajaran PAC sekabupaten Malang tampak hadir, Siti Chud dari Tumpang, Santi PAC Pagak, Dody Dau, terlihat pula petugas satgas Ediso

Buya Said menggelorakan semangat kader untuk menghadapi Pemilu 2029. Ia mengakui tantangan yang dihadapi partai semakin berat, sehingga kader diminta menjaga soliditas dan terus bekerja di tengah masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Buya Said turut menyinggung keberadaan dua kader dari Malang Raya yang kini menduduki posisi Ketua DPP PDI Perjuangan. Ia meminta para kader menjaga kebersamaan dan mendukung perjuangan keduanya untuk kesejahteraan masyarakat.

“Saya ingatkan di Malang ini ada DPP dua-duanya, jaga marwahnya, jaga. Berjuanglah kita semua Malang Raya itu untuk Mas Basarah, untuk Mas Andres. Karena dia adalah Ketua DPP dua-duanya. Tidak boleh ada sekat-sekat lagi,” tegasnya. (H2o)

Solid Bergerak (PDIPerjuanganKabmalang)
>>
Klik 👇
Investasi Crypto

,
Sumber : berbagai sumber
Komentar Akun Facebook :

Komentar Akun Google :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Histat

Klik Iklan dibawah Tanah

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update