Notification

×

Iklan revolusi

Iklan 1048 300 revolusi

Bupati HM Sanusi Buka Rakor TPPS dan Rembuk Stunting Kabupaten Malang

Rabu, 22 Mei 2024 | Mei 22, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-05-23T06:07:24Z

 

Bupati HM Sanusi Buka Rakor TPPS dan Rembuk Stunting Kabupaten Malang

Bupati Malang, H. M. Sanusi, membuka Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (Rakor TPPS) atau Rembuk Stunting Kabupaten Malang tahun 2024 yang diadakan di Hotel Rayz UMM Malang pada Rabu 22 Mei 2024.


Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, Forkopimda Kabupaten Malang, Ketua dan Ketua 1 TP PKK Kabupaten Malang, jajaran kepala perangkat daerah, serta para camat.


Dalam sambutannya, Bupati Malang memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.


“Semoga pertemuan dan dialog yang kita lakukan pada kesempatan ini mendapatkan ridho dari Allah SWT, sehingga nantinya mampu memberikan dampak terhadap peningkatan indeks kesehatan masyarakat di Kabupaten Malang. Utamanya, dalam hal menekan jumlah kasus balita dengan gangguan tumbuh kembang atau stunting,” ujar Bupati.


Bupati juga menjelaskan bahwa upaya untuk menurunkan jumlah kasus stunting kini telah ditetapkan sebagai salah satu program prioritas nasional oleh pemerintah pusat.


Prevalensi kasus stunting tahun 2023 secara nasional berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) berada pada angka 21,5 persen, sementara di Provinsi Jawa Timur sebesar 17,7 persen.


“Melihat dari Bulan Timbang dalam kurun lima tahun ke belakang, prevalensi stunting di Kabupaten Malang terus mengalami penurunan,” terangnya.


Oleh sebab itu, Bupati Malang mengimbau kepada seluruh kecamatan di Kabupaten Malang untuk terus meningkatkan kepedulian dan komitmennya dalam mendukung Tim Percepatan Penurunan Stunting.


Selain itu, peran lintas sektor Pemerintah Daerah dan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam mendukung program percepatan penurunan stunting dapat dilakukan melalui lima pilar strategis.


“Kabupaten Malang masih perlu untuk mengoptimalkan konvergensi program percepatan penurunan stunting mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa, hingga tingkat keluarga, baik melalui intervensi spesifik maupun sensitif. Di mana kegiatan tersebut nantinya dapat dievaluasi melalui Mini Lokakarya Kecamatan yang langsung dipimpin oleh camat, sehingga program dapat berjalan secara optimal,” urainya.


Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati Malang mengajak agar manfaatkan forum pada hari ini dengan sebaik-baiknya untuk mencari solusi-solusi strategis guna mengatasi permasalahan stunting di wilayah masing-masing.


“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai Pemerintah Daerah untuk turut menyukseskan Program Percepatan Penurunan Stunting,” pungkasnya.


(rmn)


Sumber : https://www.mjnews.id/


Komentar Akun Facebook :

Komentar Akun Google :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Histat

Klik Iklan dibawah Tanah

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update